Salam

Assalamu Allaikum

Friday, 3 January 2014

Koperasi kuat dengan pemanfaatan pengumpulan modal

Menjadikan Koperasi Kuat Di pasar Dengan Pemanfaatan Pengumpul Modal yang efisien

     Pesatnya pengaruh globalisasi pasar bebas pada sekarang ini telah mengantar perekonomian Indonesia ke arus kapitalisme dan akan berakibat pada kondisi koperasi Indonesia yang semakin sulit ikut turut serta terjun di zona perekonomian.

        Suatu gagasan tentang Menjadikan Koperasi sebagai pengusaha yang kuat di pasar merupakan hal yang layak untuk kita dorong dan patut kita jadikan renungan untuk menunjukan bahwa Koperasi tidak hanya sebagai peninggalan Zaman Orde baru Namun juga sebagai suatu lembaga yang mampu memperkokoh perekonomian di Indonesia saat ini dan masa yang akan datang.

    Sebagai badan usaha koperasi sama dengan bentuk badan usaha lainnya, yaitu sama-sama berorientasi laba dan membutuhkan modal. Koperasi sebagai wadah demokrasi ekonomi dan sosial harus menjalankan usahanya. Oleh karena itu kehadiran modal dalam koperasi ibarat pembuluh darah yang mensuplai darah (modal) bagi kegiatan-kegiatan lainnya dalam koperasi.

        Dalam memulai suatu usaha, modal merupakan salah satu faktor penting disamping faktor lainnya, sehingga suatu usaha bisa tidak berjalan apabila tidak tersedia modal. Artinya, bahwa suatu usaha tidak akan pernah ada atau tidak dapat berjalan tanpa adanya modal. Hal ini menggambarkan bahwa modal yang menjadi faktor utama dan penentu dari suatu kegiatan usaha. Karenanya setiap orang yang akan melalukan kegiatan usaha, maka langkah utama yang dilakukannya adalah memikirkan dan mencari modal untuk usahanya.

         Kekurangan modal merupakan salah satu masalah mengapa sebagian besar koperasi di Indonesia tidak dapat ikut andil dalam era globalisasi seperti saat ini. Pemfaatan pengumpul modal ini di mungkinkan terjadi pada koperasi karena yang tadinya di lakukan sendiri sendiri oleh anggotanya sekarang di kelola secara bersama dengan anggota lainya, semakin banyak anggota maka semakin banyak modal dalam koperasi,sehingga kemampuan koperasi dalam persaing dengan pesaing lainya semakin kuat.

        Pengurus juga harus melakukan hal – hal yang efisien terhadap pengelolaan modal tersebut sehingga akan meninkatkan posisi koperasi di pasar.


DAFTAR PUSTAKA

Limbong Bernhard.2010.Pengusaha Koperasi.Jakarta:Margaretha Pustaka




No comments:

Post a Comment