Menjadikan
Koperasi Kuat Di pasar Dengan Pemanfaatan Pengumpul Modal yang efisien
Pesatnya pengaruh globalisasi pasar
bebas pada sekarang ini telah mengantar perekonomian Indonesia ke arus
kapitalisme dan akan berakibat pada kondisi koperasi Indonesia yang semakin
sulit ikut turut serta terjun di zona perekonomian.
Suatu gagasan tentang Menjadikan
Koperasi sebagai pengusaha yang kuat di pasar merupakan hal yang layak untuk
kita dorong dan patut kita jadikan renungan untuk menunjukan bahwa Koperasi
tidak hanya sebagai peninggalan Zaman Orde baru Namun juga sebagai suatu
lembaga yang mampu memperkokoh perekonomian di Indonesia saat ini dan masa yang
akan datang.
Sebagai
badan usaha koperasi sama dengan bentuk badan usaha lainnya, yaitu sama-sama
berorientasi laba dan membutuhkan modal. Koperasi sebagai wadah demokrasi
ekonomi dan sosial harus menjalankan usahanya. Oleh karena itu kehadiran modal
dalam koperasi ibarat pembuluh darah yang mensuplai darah (modal) bagi
kegiatan-kegiatan lainnya dalam koperasi.
Dalam memulai suatu
usaha, modal merupakan salah satu faktor penting disamping faktor lainnya,
sehingga suatu usaha bisa tidak berjalan apabila tidak tersedia modal. Artinya,
bahwa suatu usaha tidak akan pernah ada atau tidak dapat berjalan tanpa adanya
modal. Hal ini menggambarkan bahwa modal yang menjadi faktor utama dan penentu
dari suatu kegiatan usaha. Karenanya setiap orang yang akan melalukan kegiatan
usaha, maka langkah utama yang dilakukannya adalah memikirkan dan mencari modal
untuk usahanya.
Kekurangan modal merupakan salah
satu masalah mengapa sebagian besar koperasi di Indonesia tidak dapat ikut
andil dalam era globalisasi seperti saat ini. Pemfaatan pengumpul modal ini di
mungkinkan terjadi pada koperasi karena yang tadinya di lakukan sendiri sendiri
oleh anggotanya sekarang di kelola secara bersama dengan anggota lainya,
semakin banyak anggota maka semakin banyak modal dalam koperasi,sehingga
kemampuan koperasi dalam persaing dengan pesaing lainya semakin kuat.
Pengurus juga harus melakukan hal –
hal yang efisien terhadap pengelolaan modal tersebut sehingga akan meninkatkan
posisi koperasi di pasar.
DAFTAR PUSTAKA
Limbong
Bernhard.2010.Pengusaha Koperasi.Jakarta:Margaretha
Pustaka
No comments:
Post a Comment