PENINGKATAN
EFISIENSI PEREKONOMIAN DENGAN PEGURANGAN SUBSIDI
Pengurangan Subsidi merumakan
program Pemerintah yang baru – baru ini gempar di sosialisasikan . Kebijakan
pegurangan subsidi khususnya subsidi bahan bakar minyak ( BBM ) selau terjadi
pro dan konta di kalangan masyarakat sampai Pemerintah.
Dengan
berbagai argument dari pihak yang menolak dan yang menerima terhadap
pengurangan subsidi akhirnya Pemerintah memutuskan untuk mengurangi subsidi BBM.
Memang
harus kita akui bahwa beban permintah terhadap subsidi BBM Sangat besar .pada
tahun 2000 – 2002 saja beban Pemerintah untuk subsidi BBM yaitu 153,4.
Merupakan suatu yang sangat tidak efisien jika melihat Hutang kita Yang lebih
dari PDB. Dana tersebut perlu kita
efisienkan untuk membenahai infrastruktur dan penciptaan lapangan kerja serta
peningkatan pelayanan kesehatan dan kualitas keamanan.
Program
Pemerintah tersebut merupakan suatu kebijakan yang sangat bagus menurut saya
Namun kebijakan yang bagus belum tentu hasilnya bagus. Amanah yang sudah di
berikan di jalankan dengan sesungguhnya bukan malah di gunakan untuk menambah
anggran belanja Pemerintah yang tidak ada gunanya.
Dengan
demikian sukses tidaknya pencabutan subsidi oleh Pemerintah terlihat pada
kemampuan Pemerintah memanfaatkan dana dari pencabutan subsidi untuk digunakan
pada hal – hal yang meningkatkan kesejahteraan rakyat.
INDONNESIA PASTI BISA.
No comments:
Post a Comment