Salam

Assalamu Allaikum

Saturday, 18 January 2014

Menyelamatkan koperasi

Bagaimana menyelamatkan koperasi Indonesia agar keberadaanya masih ada


Pesatnya pengaruh globalisasi pasar bebas pada sekarang ini telah mengantar perekonomian Indonesia ke arus kapitalisme dan akan berakibat pada kondisi koperasi Indonesia yang semakin sulit ikut turut serta terjun di zona perekonomian.

Pertayaan tentang bagaimana menyelamatkan koperasi di Indonesia adar keberadanya masih ada merupaka pertanyaan yang perlu kita apresiasi guna meningkatkan perkoperasian di Indonesia. Berikut merupakan hal yang dapat cara untuk meyelamatkan Koperasi Indonesia agar keberadaanya masih ada di era globalisasi :

1.      Adanya sinergi antara Pemerintah dan Pengurus koperasi

Sinergi dan kesungguhan untuk sama – sama memyelamatkan koperasi sebagai sokoguru merupakan hal yang harus di lakukan oleh Pemerintah dan pengurus koperasi. Pengurus koperasi dan Pemerintah harus membuat sebuah rencana – rencana strategis untuk bahu membahu dalam mengembangkan koperasi. Karena dengan kesungguhan dan sinergi yang kuat antara Pemerintah dan pengurus koperasi saya yakin keberadaan koperasi akan tetap eksis dalam zona perekonomian global.

2.      Pengumpulan modal yang efisien

Sebagai badan usaha koperasi sama dengan bentuk badan usaha lainnya, yaitu sama-sama berorientasi laba dan membutuhkan modal. Koperasi sebagai wadah demokrasi ekonomi dan sosial harus menjalankan usahanya. Oleh karena itu kehadiran modal dalam koperasi ibarat pembuluh darah yang mensuplai darah (modal) bagi kegiatan-kegiatan lainnya dalam koperasi.

Dalam memulai suatu usaha, modal merupakan salah satu faktor penting disamping faktor lainnya, sehingga suatu usaha bisa tidak berjalan apabila tidak tersedia modal. Artinya, bahwa suatu usaha tidak akan pernah ada atau tidak dapat berjalan tanpa adanya modal. Hal ini menggambarkan bahwa modal yang menjadi faktor utama dan penentu dari suatu kegiatan usaha. Karenanya setiap orang yang akan melalukan kegiatan usaha, maka langkah utama yang dilakukannya adalah memikirkan dan mencari modal untuk usahanya.

Kekurangan modal merupakan salah satu masalah mengapa sebagian besar koperasi di Indonesia tidak dapat ikut andil dalam era globalisasi seperti saat ini. Pemfaatan pengumpul modal ini di mungkinkan terjadi pada koperasi karena yang tadinya di lakukan sendiri sendiri oleh anggotanya sekarang di kelola secara bersama dengan anggota lainya, semakin banyak anggota maka semakin banyak modal dalam koperasi,sehingga kemampuan koperasi dalam persaing dengan pesaing lainya semakin kuat. Pengurus juga harus melakukan hal – hal yang efisien terhadap pengelolaan modal tersebut sehingga akan meninkatkan posisi koperasi di pasar.

3.  Menjalin kerjasama dan Kemitraan

Untuk semakin kuat dalam persaingan Pasar Bebas Suatu koperasi harus memperluas skala usaha koperasi . Salah satu cara yang dapat di lakukan guna mencapai hal tersebut adalah dengan  menjalin kerjasama dan kemitraan dengan perusahan – perusahaan lain . Seperti filsofi ‘sapu lidi ‘Bung Hatta, Koperasi akan mudah patah dan di patahkan jika berjalan sendiri – sendiri. Lidi akan Kuat dan sulit patah /di patahkan jika di kumpulkan membentuk sapu lidi. Koperasi pun demikian akan sulit untuk di taklukan jika mampu menjalin kerjasama.

Selain dapat memperluas skala perusahaan, menjalin kerjasama dapat mempunyai manfaat sebagai berikut :

·      Meningkatkan pemanfaatan sumber daya yang berasal dari dalam gerakan koperasi secara efisien agar menimbulkan kelipatan daya guna ( multiplier effect) yang makin cepat
·         Kelemahan antar koperasi dapat tertutupi dengan adanya alih sumber daya
·         Meningkatkan Tumbuhnya kepercayaan anggota koperasi maupun masyarakat
·         Peningkatan daya tawar (bargaining power) koperasi-koperasi yang saling bekerja sama terhadap pihak ketiga.
·          Menjamin pemasukan bahan baku, jika tujuan dari kerja sama tersebut adalah untuk menjamin kontinuitas pemasukan bahan baku.
·          Memperoleh keuntungan yang disebabkan karena bisa beroperasi secara besar-besaran (economic of scale).
·          Bilamana kerja sama tersebut dilakukan oleh organisasi sejenis pada tingkat/jenjang bawahan dengan atasnya, dan dimana dalam bidang usahanya dapat mengadakan integrasi secara vertikal, maka akan dapat menurunkan biaya transaksi (transaction cost).
·          Jika kerja sama tersebut dilakukan secara horizontal, maka akan meningkatkan kemampuan bersaing mereka terhadap pihak ketiga. (Hendrojogi, 2004)

4. Menciptakan Inovasi

Melakukan inovasi – inovasi terhadap produk merupakan langkah yang tepat untuk mengahadapi pasar bebas di era globalisasi. Oleh karena itulah banyak perusahaan pribumi yang saat kalah dalam persaingan di pasar bebas.

Lemahnya inovasi juga berdampak pada koperasi – koperasi di Indonesia. Inovasi – Inovasi terhadap output di gunakan  untuk pengembangan koperasi itu sendiri serta memperkokoh kedudukan koperasi di dalam persaingan pasar bebas.

Banyak cara yang di lakukan oleh wirakoperasi dalam mencari keuntungan atau mengembangkan koperasi. Salah satunya ialah dengan jalan inovasi kegiatan koperasi. Dalam hal ini,wirakoperasi di tuntut agar selalu bisa membaca peluang usaha berdasarkan tuntutan dan perkembangan pasar dan kemudian melakukan ekspansi usaha berdasarkan paluang tersebut.

Dari hasil akhir inovasi dapat di peroleh berbagai manfaat. White and Brufon (2007) menjelaska bahwa terdapat dua jenis manfaat yang di peroleh dari inovasi dan teknologi yaitu :

1.   Manfaat inovasi bagi perusahaan

Inovasi dan teknologi tidak hanya berdampak pada satu sisi di dalam sebuah perusahaan ,namun dapat berpangaruh pada beberapa sisi. Teknologi baru memungkinkan perusahaan mampu menekan harga dan meningkatkan kuantitas produk , sehingga dapat meningkatkan penawaran dari perusahaan. Disisi lain teknologi baru memungkinkan lebih banyak informasi mengenai produk yang di terima calon konsumen , sehingga lebih banyak calon konsumen yang menjadi calon konsumen perusahaan tersebut. Dengan kata lain teknologi dapat miningkatkan permintaan.

2.      Manfaat inovasi bagi masyarakat

Inovasi dan teknologi dapat bermanfaat bagi masyarakat pada umumnya. Rata- rata industry yang bergerak dalam bidang inovasi teknologi memiliki prospek yang cerah, sehingga mampu menyerap lebih banyak btenaga kerja di bandingkat industry yang lain . Dengan kata lain pengangguran dapat di tekan dan kesejahteraan masyarakat meningkat.
Sama halnya dengan perusahaan bagi koperasi inovasi juga dapat bermanfaat bagi koperasi itu sendiri sehingga pelayanan kan lebih baik , kepuasan maksimal dari para anggota dan lain sebagainya dan dapat juga bermanfaat masyarakat dengan adanya inovasi maka koperasi akan menjadi badan usaha yang berkembang dan akan menyerap tenaga kerja dan menekan pengangguran.


DAFTAR PUSTAKA

Limbong Bernhard.2010.Pengusaha Koperasi.Jakarta:Margaretha Pustaka







No comments:

Post a Comment